Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Lamongan Gelar Upacara HUT ke-80 RI, Sosok Luar Ikut Berpartisipasi!

Bawaslu Kabupaten Lamongan Gelar Upacara HUT ke-80 RI, Sosok Luar Ikut Berpartisipasi!

Bawaslu Kabupaten Lamongan Gelar Upacara HUT ke-80 RI, Sosok Luar Ikut Berpartisipasi!

Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI) pada tanggal 17 Agustus 2025, Bawaslu Kabupaten Lamongan menyelenggarakan Upacara Bendera di hari yang sama pada pukul 07.00 wib tepat di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Lamongan Jalan Mastrip Nomor 44 Made Kecamatan Lamongan.

Upacara Bendera berlangsung dengan khusuk dan khidmat, yang diikuti oleh pimpinan Bawaslu Kabupaten Lamongan serta Kepala Sekretariat dan seluruh staf kesekretariatan Bawaslu Kabupaten Lamongan. Dalam upacara HUT ke-80 RI ini, yang menjadi Pembina upacara adalah M. Farid Achiyani Pelaksanaan upacara meliputi pengibaran bendera merah putih yang diiringi lagu Kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan naskah Pancasila, pembacaan naskah teks Proklamasi, pembacaan pembukaan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, amanat pembina upacara lalu diakhiri dengan do'a.

Ada yang menarik dalam upacara HUT ke-80 RI kali ini, ditengah proses penghormatan kepada bendera Merah Putih, tampak seorang pemuda dari sebelah timur halaman kantor Bawaslu, bernama Wahyudi, yang turut serta berdiri tegap dan memberikan penghormatan penuh kepada bendera merah putih. Aksi pemuda ini sontak menarik perhatian dari keluarga besar Bawaslu Kabupaten Lamongan.
Meski tidak termasuk dalam barisan resmi peserta upacara, Wahyudi dengan semangat mengikuti jalannya penghormatan. Hal ini tentu menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dirasakan bersama, tidak hanya dirasakan oleh keluarga besar Bawaslu Kabupaten Lamongan tapi juga warga sekitar.

Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80

Upacara ini bukan saja sekedar seremoni tapi juga menjadi momentum penting bagi seluruh elemen bangsa, termasuk Bawaslu, untuk terus menjaga nilai-nilai demokrasi dan mengawal kedaulatan rakyat. Dalam amanatnya, Farid menyampaikan bahwa sudah sepatutnya bawaslu menjadi garda 
terdepan untuk menjaga demokrasi.
“Sepatutnya kita jaga demokrasi, melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, berterimakasih terhadap para pahlawan yang telah gugur mendahului kita, mendoakan semoga para pahlawan kita ditempatkan di sisi-Nya, dan semoga kita sebagai pengawal tegaknya demokrasi mendapatkan ridho Allah " ujar Farid.

Lebih lanjut ia juga menekankan pentingnya kontribusi setiap elemen masyarakat demi mewujudkn Indonesia yang bersatu, berdaulat, rakyat sejahtera dan Indonesia maju.

Penulis : Yanthi

Foto : Bassam