Bawaslu Lamongan dan FISIP Unisda Jalin Kerja Sama Penguatan SDM dan Pengabdian Masyarakat
|
Lamongan – Bawaslu Kabupaten Lamongan menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Darul ’Ulum (Unisda) Lamongan. Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dilakukan di kampus Unisda Lamongan pada (17/09/2025), dengan ruang lingkup kerja sama di bidang pendidikan, pelatihan, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.
Hadir dalam penandatanganan MoA tersebut Ketua Bawaslu Kabupaten Lamongan, Toni Wijaya, S.H., Dekan FISIP Unisda Lamongan Midkholus Surur, S.IP., M.IP., serta Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Lamongan Yulianti.
Sinergi Akademisi dan Praktisi
Ketua Bawaslu Kabupaten Lamongan, Toni Wijaya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kapasitas kelembagaan Bawaslu melalui sinergi dengan dunia akademik. “Bawaslu tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan dukungan kampus sebagai pusat kajian ilmiah untuk memperkuat pengawasan pemilu, membangun partisipasi masyarakat, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di internal Bawaslu,” ungkap Toni.
Sementara itu, Dekan FISIP Unisda Lamongan Midkholus Surur, S.IP., M.IP. menyambut baik kerja sama ini. Ia menilai, MoA tersebut membuka ruang kolaborasi nyata antara kampus dan lembaga negara, khususnya dalam mewujudkan pendidikan politik yang sehat di masyarakat. “Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti di atas kertas, tetapi diwujudkan dalam kegiatan nyata seperti riset bersama, pelatihan, kuliah umum, hingga program pengabdian masyarakat. FISIP Unisda siap berkontribusi untuk mendukung demokrasi yang berkualitas,” ujarnya.
Fokus Pada Pendidikan, Pelatihan, dan Pengabdian
Dalam penandatanganan tersebut, kedua pihak menegaskan komitmennya untuk menjalankan kerja sama di empat bidang utama:
1. Pendidikan dan Pengajaran – penyelenggaraan kuliah umum, seminar, dan forum akademik terkait demokrasi dan kepemiluan.
2. Pelatihan dan Penelitian – peningkatan kapasitas SDM Bawaslu melalui pelatihan dan workshop yang melibatkan tenaga akademisi.
3. Pengabdian Kepada Masyarakat – program bersama untuk mendorong partisipasi politik masyarakat yang sehat dan inklusif.
4. Pengembangan SDM – pertukaran pengetahuan dan peningkatan kompetensi melalui penelitian, magang, maupun pendampingan.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Lamongan Yulianti menambahkan bahwa sinergi ini juga menjadi bagian dari strategi Bawaslu dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu. “Kerja sama dengan kampus akan membantu memperluas jangkauan sosialisasi dan pendidikan politik, terutama di kalangan generasi muda. Dengan begitu, pengawasan partisipatif dapat semakin kuat,” jelasnya.
Menutup jalannya acara melalui MoA ini, Bawaslu Kabupaten Lamongan dan FISIP Unisda Lamongan berharap dapat bersama-sama berkontribusi bagi pengembangan demokrasi yang bermartabat, baik melalui riset, pendidikan politik, maupun kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Kerja sama tersebut menjadi tonggak penting bagi Bawaslu dalam membangun birokrasi modern yang terbuka terhadap kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan perguruan tinggi sebagai mitra strategis.
Agn119