Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Sinergi Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Lamongan Temui PCNU Lamongan dan PD Muhammadiyah Lamongan

Perkuat Sinergi Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Lamongan Temui PCNU Lamongan dan PD Muhammadiyah Lamongan

Perkuat Sinergi Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Lamongan Temui PCNU Lamongan dan PD Muhammadiyah Lamongan

Lamongan – Bawaslu Kabupaten Lamongan melakukan silaturahmi dan audiensi dengan dua organisasi masyarakat terbesar di Lamongan, yakni Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, pada hari Rabu (17/09/2025) yang berlokasi di sekretariat masing-masing organisasi tersebut.

Pertemuan ini dihadiri oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Yulianti dan didampingi oleh Koordinator Divisi Sumberdaya Manusia, Organisasi dan Diklat Muttaqin juga tiga orang staf Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kabupaten Lamongan, beserta jajaran/pengurus PCNU dan PD Muhammadiyah.

Audiensi ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus langkah strategis Bawaslu dalam memperkuat pengawasan partisipatif melalui dukungan organisasi masyarakat (ormas) keagamaan, yang memiliki basis anggota dan simpatisan luas hingga tingkat akar rumput.

Dalam paparannya, Kordiv Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Lamongan Yulianti menekankan pentingnya keterlibatan NU dan Muhammadiyah sebagai mitra strategis Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi. “Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan masyarakat, khususnya NU dan Muhammadiyah, untuk mendorong pengawasan partisipatif dan menciptakan pemilu yang jujur, adil, serta bermartabat,” jelasnya.
Lebih lanjut Yulianti mengatakan bahwa "PCNU dan PD Muhammadiyah bisa menyisipkan materi terkait pendidikan politik atau demokrasi dalam kajian atau kegiatan yang dilakukan oleh PCNU juga PD Muhammadiyah"

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat Bawaslu Kabupaten Lamongan Muttaqin menambahkan bahwa kerja sama dengan NU dan Muhammadiyah tidak hanya penting untuk sosialisasi ke masyarakat, tetapi juga relevan bagi penguatan kapasitas kelembagaan Bawaslu itu sendiri. “Kami ingin membangun SDM Bawaslu yang adaptif, profesional, dan dekat dengan masyarakat. Sinergi dengan NU dan Muhammadiyah akan menjadi modal penting dalam pengembangan jaringan pengawasan partisipatif sekaligus peningkatan kualitas kelembagaan,” terangnya.

Baik PCNU Lamongan maupun Pimpinan Daerah Muhammadiyah pada prinsipnya menyambut positif inisiasi Bawaslu tersebut. “Pada prinsipnya PCNU Lamongan siap memberikan edukasi politik pada jajaran dan masyarakat NU serta siap menjadi mitra Bawaslu" ungkap Ketua PCNU Lamongan bapak Dr. Sahrul Munir.

Ketua PD Muhammadiyah Lamongan Drs. H. Shodikin, M.Pd, menegaskan bahwa Muhammadiyah akan berperan aktif dalam memberikan pendidikan politik yang mencerahkan. “Pengawasan pemilu tidak hanya tugas penyelenggara, tetapi juga tanggung jawab semua, Muhammadiyah akan bersinergi dengan Bawaslu untuk mengajak masyarakat berpartisipasi aktif menjaga pemilu, menjadi pengawas partisipatif dan kami siap bekerjasama dengan Bawaslu kapanpun” tegas Ketua PD Muhammadiyah.

Pertemuan ini juga membahas rencana tindak lanjut berupa kedepannya bisa menjalin kerjasama bentuk MoU (Memorandum of Understanding) atau MoA (Memorandum of Agreement), serta kolaborasi sosialisasi dan pendidikan kepemiluan di lingkungan NU dan Muhammadiyah, penguatan literasi politik bagi generasi muda, serta pelibatan jaringan organisasi hingga ke tingkat desa.

Dengan adanya audiensi bersama ini, Bawaslu Lamongan berharap terjalin sinergi kuat antara pengawas pemilu dan ormas keagamaan, sehingga tercipta ekosistem demokrasi yang inklusif, partisipatif, dan bermartabat di Kabupaten Lamongan

Agn119