Lompat ke isi utama

Berita

Tanamkan Nilai Pengawasan Sejak Dini, Bawaslu Lamongan Ajak Pelajar Melek Pemilu dan Pengawasan Data Pemilih

Tanamkan Nilai Pengawasan Sejak Dini, Bawaslu Lamongan Ajak Pelajar Melek Pemilu dan Pengawasan Data Pemilih

Tanamkan Nilai Pengawasan Sejak Dini, Bawaslu Lamongan Ajak Pelajar Melek Pemilu dan Pengawasan Data Pemilih

Lamongan – Bawaslu Kabupaten Lamongan terus memperluas jangkauan sosialisasi dan pendidikan pengawasan partisipatif kepada masyarakat, termasuk di lingkungan pelajar. Pada Selasa (15/07/2025), Bawaslu hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Muhammadiyah 9 Paciran.

Hadir sebagai narasumber, Yulianti selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Lamongan, menyampaikan materi pengenalan terkait Pemilu, tugas dan wewenang Bawaslu, serta pentingnya Pengawasan Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).

“Kami ingin mengenalkan Pemilu dan Penyelenggara Pemilu utamanya Bawaslu kepada para pelajar sejak dini, agar mereka memahami bagaimana proses Pemilu berjalan serta pentingnya peran Bawaslu dan masyarakat dalam mengawasi setiap tahapan, termasuk pemutakhiran data pemilih,” ujar Yulianti.

Lebih lanjut, Yulianti menekankan bahwa pelajar, meskipun belum semua memiliki hak pilih, tetap memiliki peran dalam menyebarkan informasi yang benar dan mendorong lingkungan sekitarnya untuk aktif dalam pengawasan.

“Pelajar bisa menjadi agen informasi yang positif di lingkungan keluarga dan masyarakat. Dengan memahami tugas Bawaslu dan pentingnya data pemilih yang akurat, mereka dapat turut mengawal proses demokrasi dari hal-hal kecil di sekitar mereka,” tambahnya.

Para peserta MPLS tampak antusias mengikuti sesi ini. Mereka mendengarkan dengan seksama dan mengajukan pertanyaan mengenai proses Pemilu, bentuk-bentuk pengawasan yang dapat dilakukan, serta bagaimana cara mengetahui jika ada pelanggaran data pemilih.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Lamongan dalam membangun pengawasan partisipatif yang inklusif, dengan melibatkan berbagai kalangan, termasuk pelajar sebagai bagian dari generasi masa depan bangsa.

S. Lath