Lompat ke isi utama

Berita

Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat, Bawaslu Lamongan Matangkan Persiapan P2P Daring 2026

Rapat Koordinasi Internal

Lamongan – Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Lamongan menggelar Rapat Koordinasi Internal dalam rangka mematangkan persiapan pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Daring Tahun 2026, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten Lamongan tersebut membahas berbagai aspek teknis dan substansi pelaksanaan P2P Daring yang akan dilaksanakan pada 16–18 Agustus 2026 dengan mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat.”
Rapat koordinasi diikuti oleh jajaran Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas serta tim pelaksana kegiatan. Pembahasan difokuskan pada kesiapan materi, narasumber, peserta, teknis pelaksanaan daring, dan pembagian tugas kepanitiaan.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Lamongan, Yulianti, menyampaikan bahwa Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan salah satu upaya strategis Bawaslu untuk memperluas keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu sejak dini.
“P2P Daring Tahun 2026 ini tidak hanya menjadi ruang pembelajaran, tetapi juga ruang konsolidasi gerakan pengawasan partisipatif. Melalui tema Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat, kami ingin mendorong masyarakat agar memiliki kesadaran, pengetahuan, dan keberanian untuk ikut mengawasi setiap proses demokrasi,” ujarnya.
Menurutnya, pengawasan partisipatif menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. Karena itu, kesiapan pelaksanaan kegiatan harus dipastikan secara matang agar proses pembelajaran berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi peserta.
Dalam rapat tersebut juga dibahas penyusunan alur kegiatan selama tiga hari pelaksanaan, penguatan koordinasi antarpenanggung jawab materi, serta optimalisasi penggunaan platform digital agar peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara interaktif.
Bawaslu Kabupaten Lamongan berharap Pendidikan Pengawas Partisipatif Daring Tahun 2026 mampu melahirkan kader-kader pengawas partisipatif yang aktif, kritis, dan mampu menjadi penggerak pengawasan di lingkungan masing-masing, sekaligus memperkuat ekosistem demokrasi menuju Pemilu 2029 yang bermartabat.

Foto: Mashofi
Penulis dan Editor: S.Lat