Lompat ke isi utama

Berita

Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Lamongan Paparkan 11 Program Strategis Semester I 2026 dalam Rakor se-Jawa Timur

rapat koordinasi dan evaluasi renja

Lamongan — Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Lamongan mengikuti Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Strategis dan Program Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Timur Semester I Tahun 2026 yang dilaksanakan pada 7–8 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi forum evaluasi dan penguatan pelaksanaan program strategis jajaran divisi pencegahan dan partisipasi masyarakat Bawaslu kabupaten/kota di Jawa Timur. Dalam rapat tersebut, Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Lamongan menyampaikan laporan kinerja atas program yang telah direncanakan dan dilaksanakan selama Semester I Tahun 2026.
Laporan tersebut disusun dalam tiga domain utama, yaitu Pencegahan/Pengawasan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Antar Lembaga.
Pada Domain Pencegahan/Pengawasan, melaksanakan 1 program strategis, yakni Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026. Program ini difokuskan pada pengawasan terhadap akurasi dan keberlanjutan pemutakhiran data pemilih melalui koordinasi dengan KPU, uji petik data pemilih, penyampaian saran perbaikan, serta penguatan pengawasan partisipatif masyarakat.
Sementara itu, pada Domain Partisipasi Masyarakat (Parmas), melaksanakan 8 program strategis, yaitu:
•    Pembentukan Komunitas Pengawasan berbasis Wilayah/Dapil serta Komunitas Nelayan dan Petani;
•    Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P);
•    Bawaslu Goes to School;
•    Akademi Pengawas Muda (edukasi pengawas partisipatif bagi organisasi kepemudaan dan mahasiswa);
•    Literasi Demokrasi Digital melalui program Bawaslu Lamongan Menyappa;
•    Ngopi Pengawasan;
•    Runaway Pengawasan;
•    Ngabuburit Pengawasan.
Berbagai program tersebut diarahkan untuk memperkuat literasi demokrasi, meningkatkan kesadaran pengawasan partisipatif, memperluas jejaring kader pengawas, serta membangun ruang dialog yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda, pelajar, mahasiswa, dan komunitas sosial.
Adapun pada Domain Hubungan Antar Lembaga, melaksanakan 2 program strategis, yaitu:
•    Pembuatan MoU/MoA dengan perguruan tinggi, lembaga pendidikan/sekolah, organisasi kepemudaan (OKP), organisasi kemasyarakatan, dan media;
•    Penguatan kelembagaan dan hubungan antarlembaga.

koordinasi dan evaluasi renja 1

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Lamongan, Yulianti, menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian program divisi sekaligus memperkuat arah kebijakan pengawasan ke depan.
“Kami menyampaikan capaian kinerja Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubal selama Semester I Tahun 2026 berdasarkan tiga domain utama. Evaluasi ini penting agar program-program divisi yang telah berjalan dapat terus diperkuat dan memberikan manfaat nyata bagi penguatan demokrasi dan pengawasan partisipatif di Kabupaten Lamongan,” ujar Yulianti.
Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Eka Rahmawati, menekankan pentingnya keselarasan antara kebijakan strategis di tingkat provinsi dan implementasi program di tingkat kabupaten/kota.
“Rapat koordinasi ini tidak hanya menjadi ruang evaluasi, tetapi juga ruang konsolidasi untuk memastikan program-program strategis divisi berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan. Penguatan pencegahan, partisipasi masyarakat, dan sinergi antarlembaga menjadi kunci dalam membangun pengawasan pemilu yang semakin kuat di Jawa Timur,” ungkap Eka Rahmawati.
Melalui forum ini, Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan, memperluas partisipasi masyarakat, dan memperkuat kolaborasi antarlembaga guna mewujudkan pengawasan pemilu yang profesional, partisipatif, dan berintegritas di Kabupaten Lamongan.

Foto: Mashofi 

Penulis dan Editor: S.Lat