Majelis Ta’lim Bergemuruh! Bawaslu Lamongan Ajak Fatayat NU Jadi Garda Pengawas Demokrasi
|
Lamongan, 9 Agustus 2026 — Suasana Majelis Khotmil Qur’an dan Majelis Ta’lim Fatimah Az-Zahrah PAC Fatayat NU Karangbinangun terasa berbeda dari biasanya. Tidak hanya dipenuhi lantunan doa dan kajian keagamaan, forum rutin tersebut juga menjadi ruang penguatan literasi demokrasi dan pengawasan partisipatif bersama Bawaslu Kabupaten Lamongan.
Kegiatan ini menghadirkan Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Lamongan, Yulianti, sebagai narasumber. Dalam penyampaian materinya, Yulianti menjelaskan mengenai kinerja Bawaslu pada tahapan maupun non tahapan pemilu, sekaligus mengajak kader Fatayat NU untuk mengambil peran aktif dalam pengawasan partisipatif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris PC Fatayat NU Lamongan Sahabat Maslikah, Wakil Ketua II PC Fatayat NU Lamongan Sahabat Renny Ponco Prasetiyo Watie, serta Koordinator Bidang Hukum, Politik dan Advokasi PC Fatayat NU Lamongan Sahabat Eny Kamil.
Yulianti menegaskan bahwa pengawasan demokrasi tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan dan komunitas keagamaan.
“Demokrasi yang berkualitas lahir dari masyarakat yang peduli dan berani terlibat. Fatayat NU memiliki kekuatan besar di tengah masyarakat untuk menjadi garda pengawas demokrasi, menyebarkan edukasi kepemiluan, dan mencegah potensi pelanggaran sejak dini,” tegas Yulianti.
Ia juga menjelaskan bahwa pada masa non tahapan, Bawaslu tetap aktif melakukan pengawasan data pemilih berkelanjutan, pendidikan demokrasi, penguatan partisipasi masyarakat, serta membangun kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan.
Sementara itu, Koordinator Bidang Hukum dan Advokasi PC Fatayat NU Lamongan, Eny Kamil, menyambut baik sinergi antara Bawaslu dan Fatayat NU dalam penguatan demokrasi di akar rumput.
“Perempuan memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Fatayat NU siap mendukung penyebaran literasi demokrasi dan mendorong partisipasi perempuan dalam pengawasan pemilu yang jujur dan adil,” ujar Eny Kamil.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab mengenai pengawasan pemilu, peran perempuan dalam demokrasi, serta mekanisme penyampaian informasi dan pengaduan kepada Bawaslu. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Lamongan berharap kolaborasi dengan Fatayat NU semakin kuat dalam membangun masyarakat yang sadar demokrasi, aktif berpartisipasi, dan bersama-sama menjaga integritas pemilu di Kabupaten Lamongan.
Foto: Mashofi
Editor: S.Lat