Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Lamongan dan Fakultas Hukum Unisla Perkuat Sinergi Kelembagaan melalui Audiensi dan Silaturahmi, Serta Tindak Lanjut Dalam MoA Sebelumnya

Audiensi

Audiensi

Lamongan – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lamongan melaksanakan audiensi dan silaturahmi dengan Fakultas Hukum Universitas Islam Lamongan (Unisla) sebagai tindak lanjut dari Memorandum of Agreement (MoA) yang telah dilaksanakan sebelumnya. Kegiatan ini menjadi ruang dialog dan pertukaran gagasan dalam rangka memperkuat sinergi kelembagaan antara Bawaslu Kabupaten Lamongan dan Fakultas Hukum Unisla.

Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Lamongan, Toni Wijaya, S.H., beserta jajaran, dan diterima oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Lamongan, Ayu Dian Ningtyas, S.H., M.H., bersama civitas akademika Fakultas Hukum Unisla.

Ketua Bawaslu Kabupaten Lamongan, Toni Wijaya, S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan langkah konkret untuk memastikan kerja sama yang telah disepakati dalam MoA dapat diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memperkuat demokrasi melalui pendekatan akademik dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Bawaslu memandang kampus sebagai mitra strategis dalam membangun kesadaran hukum dan demokrasi. Tindak lanjut MoA ini diharapkan mampu menghadirkan kolaborasi yang berdampak langsung, khususnya dalam pendidikan politik dan pengawasan pemilu yang berbasis partisipasi,” ujar Toni Wijaya.

Pokok pembahasan dalam audiensi ini difokuskan pada diskusi dan dialog sebagai ruang pertukaran gagasan, terutama terkait keterlibatan Bawaslu Kabupaten Lamongan dalam pendidikan politik, pendidikan demokrasi, serta pendidikan pemilih di lingkungan kampus. Bentuk keterlibatan tersebut antara lain melalui kegiatan pengenalan demokrasi bagi mahasiswa baru, kegiatan orientasi mahasiswa (ospek), seminar, diskusi, dan kegiatan akademik lainnya.

Anggota Bawaslu Kabupaten Lamongan, Yulianti, menegaskan bahwa kehadiran Bawaslu di lingkungan kampus tidak hanya bertujuan memberikan edukasi kepemiluan, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia yang memiliki kesadaran demokrasi dan integritas.

“Pendidikan politik dan demokrasi di kampus menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas SDM. Kami berharap Bawaslu dapat diberi ruang untuk terlibat aktif dalam kegiatan kemahasiswaan sebagai bagian dari upaya tersebut,” ungkap Yulianti.

Menanggapi hal tersebut, Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Lamongan, Ayu Dian Ningtyas, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bawaslu Kabupaten Lamongan. Ia menyatakan bahwa Fakultas Hukum Unisla pada prinsipnya menerima dan mendukung rencana kerja sama lanjutan, serta siap memfasilitasi keterlibatan Bawaslu dalam kegiatan kampus.

“Kami menyambut baik sinergi ini. Meskipun dalam pelaksanaannya terdapat keterbatasan anggaran, Fakultas Hukum Unisla tetap berkomitmen untuk memfasilitasi ruang kolaborasi yang dapat mendukung pendidikan hukum, demokrasi, dan peningkatan kapasitas mahasiswa,” tutur Ayu Dian Ningtyas.

Melalui audiensi dan silaturahmi ini, Bawaslu Kabupaten Lamongan dan Fakultas Hukum Universitas Islam Lamongan berharap sinergi kelembagaan yang telah terjalin dapat semakin kuat dan memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas demokrasi serta penguatan sumber daya manusia di Kabupaten Lamongan

Agn119