Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Lamongan Perkuat Literasi Politik Pemilih Pemula

Literasi

Literasi Politik Pemilih Pemula

Lamongan – Ketua Bawaslu Kabupaten Lamongan, Toni Wijaya, S.H., menjadi narasumber dalam kegiatan Pendidikan Politik bagi Pemilih Pemula yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Lamongan pada Rabu (17/6/2026) di Gedung Handayani Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan. Kegiatan tersebut mengusung tema “Membangun Generasi Muda yang Cerdas, Kritis, dan Bertanggung Jawab dalam Berdemokrasi.”

Kegiatan ini diikuti oleh para pelajar tingkat SMA/SMK sederajat sebagai calon pemilih pemula yang diharapkan menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki pemahaman politik yang baik serta mampu berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi. Pendidikan politik bagi pemilih pemula menjadi salah satu upaya penting untuk meningkatkan literasi politik dan kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda.

Dalam paparannya, Toni Wijaya menegaskan bahwa pemilih pemula memiliki posisi strategis dalam menentukan kualitas demokrasi di masa depan. Menurutnya, generasi muda tidak hanya dituntut untuk menggunakan hak pilihnya, tetapi juga harus mampu menjadi pemilih yang cerdas, kritis terhadap informasi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan integritas.
“Generasi muda harus mampu menyaring berbagai informasi yang beredar, terutama di media sosial. Jangan mudah terpengaruh hoaks, ujaran kebencian, maupun informasi yang belum terverifikasi. Jadilah pemilih yang rasional, berintegritas, dan berani menyuarakan kebenaran demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas,” ujar Toni.

Ia juga memperkenalkan tugas dan fungsi Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu yang bertugas melakukan pencegahan, pengawasan, serta penindakan terhadap pelanggaran pemilu. Selain itu, Toni mengajak para peserta untuk turut berpartisipasi dalam pengawasan partisipatif sebagai bentuk kontribusi nyata masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi. Upaya penguatan pemahaman demokrasi dan pengawasan partisipatif dinilai penting untuk membentuk pemilih muda yang sadar akan hak dan tanggung jawabnya sebagai warga negara.

Menurutnya, demokrasi yang sehat tidak hanya bergantung pada penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengawal proses demokrasi agar berjalan jujur, adil, dan berintegritas.

Melalui kegiatan ini, Bakesbangpol Kabupaten Lamongan bersama Bawaslu Kabupaten Lamongan berharap para pemilih pemula dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengedukasi lingkungan sekitarnya tentang pentingnya partisipasi politik yang cerdas dan bertanggung jawab. Dengan demikian, generasi muda dapat berperan aktif dalam memperkuat demokrasi dan mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik di masa mendatang

Agn119